Cari Blog Ini

Rabu, 22 Juni 2022

Pelatihan Belajar Menulis 26, pertemuan ke-15 : Langkah Menyusun Buku Secara Sistematis

 


Pertemuan malam ini, saya akan belajar banyak. Materi malam ini di kelas Belajar Menulis adalah cara menyusun buku secara sistematis. Narasumber kita malam ini berasal dari Toraja, Yulius Roma Patandean, S.Pd., M.Pd. Muda dan berprestasi. Pelatihan ini di pandu oleh Mr. Bambs.

 Sebelum lanjut ke materi, mari kita berkenalan dengan narasumber kita :

https://romadean.blogspot.com/2021/01/profil.html


Selain menulis di blog saya juga aktif 

di channel YouTube https://www.youtube.com/c/RomaPatandean 

dan 

https://www.youtube.com/channel/UCtozezYTjgIj4EGVISp9whg



Topik kita adalah Langkah Menyusun Buku Secara Sistematis. Saya meyakini bahwa sistematisnya cara kita menyusun naskah buku tidak terlepas dari tertatanya alur pikiran/ide yang kita tuangkan di naskah tersebut.

Artinya, sebelum memulai tahapan penyusunan naskah untuk dibukukan, teman-teman semua pasti sudah memiliki kumpulan naskah di laptopnya masing-masing. Tidak apa-apa berserakan dulu, kumpulkan saja seperti mengumpulkan dedaunan yang berserakan di halaman. Nantinya, akan saling terkait satu sama lain ketika mulai menata naskah.


Kalau saya ditanya bagaimana caranya menyusun naskah buku itu agar sistematis? 

Jawaban saya yang pertama adalah  

Siapkan naskahnya dulu, pastikan naskah buku dalam ukuran kertas A5 telah terkumpul minimal 40 halaman (standar UNESCO) dilengkapi BAB-BAB_nya.

Sebenarnya, teman-teman yang aktif menggunakan fasilitas Microsoft Word, saya yakin telah menemukan beberapa fitur yang bisa membantu dalam mensistematiskan tulisan. Metode yang saya berikan pada malam ini, dasarnya ada di Ms. Word. Hingga kini saya masih menggunakan metode tersebut. Oleh karena saya telah terbiasa melakukannya, maka itu juga adalah metode terbaik yang saya bagikan kepada teman-teman semua.

Metode lengkap dapat di simak pada vidio berikut : 

Cara Membuat Daftar Isi, Kutipan, Indeks dan Daftar Pustaka Otomatis



atau boleh juga di tautan ini https://youtu.be/jXPr59aWJSc 

Sebelum penutup satu tip yang dibagikan narasumber berdasarkan pertanyaan saya. 

naskahnya jangan dibuang ya....jika ide sudah mentok atau terkena mental blocking, hal yang saya lakukan adalah menyisipkan gambar/foto agar bisa membantu saya mencari ide. Karena gambar juga memiliki fungsi penyampai ide. 

Saran saya pak, tuliskan saja yang ada di pikiran bapak....biarkan berserakan dulu. Ketika menata, pikiran bapak akan memandu menyambung ide-ide tersebut. Menyusun naskah pastinya kita akan membaca semua naskah. Yakin saja pak, sering-sering baca naskahya, pasti bertemu ide untuk menyambungnya.


Baiklah demikian yang bisa saya bagikan kepada teman-teman semua malam ini. Semoga bisa memberi kemudahan dalam menyusun naskah buku teman-teman semua.

coinpayu

2 komentar:

Tawanan Fatamorgana

Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...