Malam ini 18 Juli 2022, Pelatihan Belajar Menulis (BM) gelombang 26, sudah mendekati akhir rangkaian pelatihan BM. Pertemuan ke 27 ini, kami kedatangan narasumber yang luar biasa, yaitu bapa Dail Ma'ruf, M.Pd., sekaligus mentor bagi saya pribadi. Beliau pernah menjadi perseta BM gelombang 20. Dengan dipandu oleh ibu Arofiah Afifi, yang biasa disama bu Ovi, membahas tema Motivasi Menulis dan menerbitkan buku.
Mari kita mulai ....
Kita tahu bahwa terdapat 1001 godaan dan kendala yang menghadang para penulis, diantaranya rasa malas, kehabisan ide, insecure alias timbul rasa takut atau kuatir bacaannya kurang bagus, kuatir tidak ada yang baca, tidak Pede,
Atau bahkan kita merasa bosan dengan aktivitas aksara. Benar tidak ibu bapak hebat ?
Sesungguhnya Ini hal yang wajar, tapi semua kendala dan permasalahan ini harus diminimalisir dan dicari solusi agar tidak berlarut, yang akan mengakibatkan kevakuman.Kalo sudah vakum kan berabe (repot).
Seperti tadi disampaikan oleh pak Agus.
seperti mendaki sebuah gunung
ketika sudah naik mengajak dan mendekat sampai tujuan, akan terasa sangat berat.
Pada Awal mendaki kita semangat sekali, tapi begitu ke atas semakin berat dan tak sedikit yang menyerah .Tapi kita harus ingat dibalik pendakian yang melelahkan
Akan ada pemandangan indah yang akan membayar lunas semua lelah.
Foto tersebut bikin saya semangat karena tahun 2017 kirim peserta lomba ke Ponpes Darul Falah Pandeglang utk 7 mata lomba, dan alhamdulillah jadi juara umum dapat 3 emas, 2 perak 2 perunggu
Memang menulis itu jika sudah dijadikan Passion seperti materi kedua Bu Kanjeng, maka sehari tak menulis, bagaikan ada yang kehilangan. Bagaikan makan tak ada sayur atau lalapan
motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya.
Tiga elemen utama dalam motivasi adalah
1.intensitas, dalam fisika disebut jga fluks energi radiasi adalah daya yang ditransfer per satuan luas, di mana di ukur pada bidang yang tegak lurus dengan arah rambat energi.
ini buku yang membuat saya berubah-- dari tadinya menganggap menulis itu sulit menjadi menulis itu kesukaan
jadi syarat pertama agar motivasi menulis terjaga adalah harus intens alias sering atau kontinyu
kalau kata guru besar saya dan kita semua Om Jay; MENULISLAH SETIAP HARI LALU LIHAT APA YANG TERJADI
2.arah, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arah adalah jurusan. Jadi syarat agar motivasi tetap terjaga adalah kita tahu arah. Jika ingin ke arah menjadi penulis maka lakukan saja AKTIVITAS MENULIS
3.ketekunan, menurut KBBI, adalah kekerasan dan kesungguhan (bekerja); Keasyikan. Salah satu buku yang hebat tentang ini yaitu buku karya narasumber kita Pak AKBAR ZAINUDDIN, berjudul Man jadda wajada
![]() |
| Peta konsep Motivasi menulis dan menerbitkan buku |
Trik menjaga motivasi menulis :
> bergabung dengan komunitas menulis
> menulislah di akun komunitas menulis, seperti kompasiana, blogspt, dll
> jadikan menulis sebagai passion
> jadikan menulis sebagai healing
Alasan Narasumber menerbitkan buku :
1. karena buku adalah mahkota bagi penulis
2. karena saya bukan anak raja dan bukan anak orang kaya
3. karena saya ingin punya pahala Jariyah
4. karena saya ingin abadi meski jasad ku telah tiada
5. karena saya yakin setiap tulisan akan menemkan takdirnya
6. karena saya yakin setiap buku ada pembacanya
7. karena saya bahagia dengan menulis
8. Karena saya naik kelas dengan menulis
9. karena saya dapat rejeki dari menulis
Semoga bermanfaat dan memotivasi kita untuk terus menulis dan menerbitkan buku




Wah ada peta konsep segala
BalasHapusCerdas nih