Cari Blog Ini

Rabu, 08 Maret 2023

Ngrogi yang menyadarkan diri, bahwa saya perlu Tuhan


Kemarin, 7 Maret 2023  saya terbangun sekita pukl 2 pagi karena perut terasa mulas dan ingin buang air besar. Rasa tidak nyama di perut ini masih terasa setelah buang air besar (BAB), setidaknya sudah lebih baik. Dan karena marih merasa ngantuk  saya kembali ke tempat tidur. 

Pukul 5 pagi saya kembali terbanngun dan bersiap-siap untuk berangat ke daerah cawang karena sudah sepakat untuk bertemu Bang Sudung,  dan kami akan sama-sama melanjutkan perjalanan menuju Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Tujuan kami ke Jatinangor adalah memenghi undangan seorang dosen di IPDN dalam rangka rangkaian Dies Natalis ke-67 IPDN. 

Dalam perjalanan Jakarta-Jatinangor, ternyata kembali perut ini merasa mulas, berutung tidak terlalu lama semantara saya menaha kondisi perut., kami menemuka rest area di  KM 80-an. Setelah saya ketoilet di area tersbut dan menyelesikan ritual buang air Besar. Kami kembali melanjutkan perjalanan ke arah Jatinangor. Dalam mobil,  sambil bercanda, Bang Sudung berkata :"  mules mungkin karena ngrogi dan tegang."

Setela saya renungkan, yang menag selain karena sudah minum kopi, mungkin ditambah lagi rasa ngrogi mendapat undangan silaturahmi ke kampus tempat menempa para calon pemimpin daerah seluruh Indonesia..

Tenyata baru kali ini saya kembali merasakan rasa ngrogi yang cukup meresahkan. Hal ini, justru membuat saya semakin mengakui keagngan dan kebesara Dia. Dalam posisi seperti inilah justru saya semakin mendekatkan diri kepada Tuhan.  

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tawanan Fatamorgana

Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...