Cari Blog Ini

Sabtu, 28 Mei 2022

Pelatihan Belajar Menulis pertemuan ke-5 : Gairah Menulis Puisi


Pertemuan kelima Pelatihan Belajar menulis dari PGRI, pada hari ini jumat 27 Mei 2022. Berjudul Gairah menulis Puisi, dengan narasumber Dra E. Hasanah,M.Pd., seorang senior dengan segudang pretasi, diantaranya beberapa buku solo dan lebih dari 60 buku antologi.
Dipandu oleh moderator yang luar biasa dan interaktif, bapa Dail Ma'aruf.

Setelah salam pembuka, modertor memberikat sebuah pantu :

Jalan-jalan ke pasar baru
Tidak lupa membeli topi
Malam ini dapat materi baru
Judulnya Gairah menulis puisi

Jiwa "pujangga" ku merontak, bergairah ingin segera menulis puisi, namn alahkah lebih baik jika say mengikuti sesi pemaparan terlebih dahulu. berikut materi nya:

salah sat rahasia ibu Hasana bisa menulis banyak buku, yaitu ada gairah belajar menulisnya.

Gairah artinya keinginan (hasrat, keberanian)  yang kuat, bersemangat
menulis artinya aktivitas mengngkapkan gagasan melalui media bahasa atau menulis juga melahirkan pikiran atau erasaan lewat bahasa.
Jadi gairah menulis menunjukan pada aktivitas mengungkapkan keinginan yang kuat untuk mengungkapkan gagasan dan melahirkan pikiran atau perasaan lewat bahasa.

pengertian Puisi menurut KBBI
1. Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima serta penyusunan larik dan bait;
2. gubahan dalam bahsa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khsus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus;
3. Sajak

sedangkan menurut H.B. Jassin puisi adalah suatu karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran serta tanggapan terhdapa suatu hal atau kejadian tertentu.

Puisi dapat berupa :

Puisi bebas, puisi yang tidak terikat oleh rima dan matra, dan tidak terikat oleh jumlah larik dalam setiap bait, jumlah suku kata dalam setiap larik.

Puisi dramatik, sastra puisi yang memiliki persyaratan dramatik yang menentukan tikaian emosional atau situasi yang tegang;

Puisi lama , puisi yang belum dipengaruhi oleh puisi Barat, seperti pantun, gurindam, syair, matra , dan bidal

puisi mbeling, sajak ringan yang tujuannya membebaskan rasa tertekan, gelisah, dan tegang; sajak main-main.


Struktur Fisik Puisi
bentuk : berbentk baris bait
diksi : pemilihan kata indah dan memiliki kekuata maknsa
majas : bahasa kias untuk mengungkap isi hati penyair
Rima : persamaan bnyi di baris/ akhir baris untuk memunculkan keindahan bunyi

Jenis Puisi
> Puisi lama 
Puisi yang masih terikat oleh aturan-aturan yaitu jumlah banyak suku kata di setiap baris, jumlah kata dalam 1 baris, jumlah baris dalam satu bait, persajakan (rima)
 

> Puisi baru
Puisi yang tidak terikat oleh aturan yang mana bentuknya lebih bebas dari pada puisi lama dalam segi jumlah, suku kata, maupun rima.


Ciri-ciri puisi lama
tidak diketahui nama pengarangnya
penyampaian dari mulut ke mulut yang merupakan sastra lisan
sangat terikat akan aturan misalnya jumlah bais di tiap bait.

jenis puisi lama diantaranya :
mantra, yaitu ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib.
contoh mantra untuk mengobati orang dari makhluk halus.

sihir lontar pinang lontar
terletak diujung bumi
setan jembalang buta
aku sapa tidak berbunyi

Pantun, adalah puisi yang bercirikan sajak a-b-a-b, seiap baik terdiri dari 4 baris, dan di tiap baris terdiri dari 8-12 sku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, sedangkan 2 baris berikut nya sebagai isi.

contoh : Pantu nasihat
sungguh elok  emas permata
lagi elok intan baiduri
sungguh elok budi bahasa
jika dihias akhlak terpuji

pantun erdasarkan jenisnya terdiri dari pantun nasihat, pantun jenaka, pantun mda-mudi, pantun

Seloka, adalah pantun yang berkait atau bertaut

contoh :
Sudah bertemu kasing sayang
duduk terkurung malam dan siang
hingga setapak tiada renggang
Tulang sendi habis terguncang

Taliban, yaitu pantun genap yang setiap barisnya terdiri dari 6,8, atau 10 baris.

contoh :
anak orang di padang tarap
Pegi berjalan ke kebun bnga
Hendak ke pekan hari tiap senja
di sana sirih kami kerekap
meskipun daunnya berupa
namun rasanya berlain juga


Ciri-ciri puisi baru
Memiliki bentuk yang rapi dan simetris (sama)
persajak akhir yang teratur
menggunakan pola sajak pantun dan syair walaupun dengan pola yang lain
sebagian besar puisi empat seuntai (baris)

Jenis Puisi baru 
👉Balada, yaitu puisi berisi kisah/cerita
👉Himne, adalah puisi pujaan untuk menghormati Tuhan, seorang pahlawan, atau tanah air.
👉Ode, adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa. Nada dan gayanya sangat resmi bersifat menyanjung terhadap pribadi tertentu.
👉Epigram, adalah puisi yang berisi tuntunan atau ajaran hidup
👉Romansa, adalah puisi yang berisi luapan cnta kasih
👉Elegi, adalah puisi yang berisi ratapan tangis atau kesedihan, mungkin untuk generasi melinial bisa dikatakan berisi kegalauan
👉Satire, adalah puisi yang berisi sindiran atau kritik. 


Pada pertemuan kali ini ada yang berbeda, kami tidak hanya menyimak pemaparan materi  dan tanya jawab. Namun kami diberi tantangan untuk membuat puisi dalam waktu 1 jam. dan ternyata banyak juga yang berhasil menyelesaikan tantangan tersebut. berikut link 13 nominasi puisi dalam1 jam : 

https://dailalser.blogspot.com/2022/05/peserta-lomba-puisi-gelombang-26.html

Saya memang terlambat menggumpulkan puisi nya sehingga tidak termasuk dalam nominasi, namun jika ingin melihat puisi saya dalam 1 jam, bisa dilihat di :

https://www.kompasiana.com/simchungwei4359/629102dcbb44860faa220393/tulis



Terima kasih dan semoga bermanfaat


 

4 komentar:

Tawanan Fatamorgana

Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...