Malam ini Hari Rabu, 22 Juni 2022. Kembali kelas Belajar
menulis mendapatkan materi yang luar biasa tentang anatomi buku, tentunya dari
narasumber yang luar biasa juga. Ibu Theresia Sri Rahayu, S.Pd.SD., dengan
segudang prestasi yang luar biasa. Pelatihan malam ini, dipandu oleh moderator
Arofiah Afifi yang biasa di panggil Ovi.
Tahun 2017, Ibu Tere sudah mengenal blog sebagai media untuk
menulis. Tapi ada rasa tidak puas jika hanya menulis di blog. Lalu, singkat
cerita, bu Tere berteman dgn Om Jay di FaceBook dan berksemptan mengikuti kelas
BM. Dari hasil peatihan ini belaui berhasil menerbitkan bku solo.
Membaca kata anatomi, bagi saya sebgai guru biologi tentu
tidaklah asing, namun untuk anatomi buku terus terang saya masih awam dan perlu
belajar banyak. Untuk mempermudah memahami materi ini, saya membuat peta konsep (main map) :
Sebuah buku umumnya terdiri atas :
· 👍sampul,
· 👍bagian awal (preliminaries),
· 👍bagian isi (text matter),
· 👍 dan bagian akhir (postliminaries)
👀sampul depan, Unsur-unsur yang dicantumkan pada sampul depan
buku terdiri atas: judul utama, subjudul
(jika ada), nama penulis, pengarang (Jika lebih dari tiga orang ditulis nama
penulis pertama diikuti dkk) editor, atau penerjemah, logo penerbit.
👀punggung buku, Unsur-unsur yangdicantumkan pada punggungbuku terdiri atas: Logo, judul, sub judul, penulis, pengarang, editor atau penerjemah.Teks di punggungbuku diberikan jika punggung mencapaitebal minimal 7 mmataumempunyai ketebalan 140 hlm. (HVS80gr) denganmenggunakan ukuran huruf arial 7 pt.
👀Sampul belakang.Unsur-unsur yangdicantumkan pada sampul
belakang sebuah buku terdiri atas: Blurb, testimoni/endorsement, ISBN, nama dan
alamat penerbit
Bagian Awal (Preliminaries), merupakan sejumlah halaman berisi teks, yang dapat dibagi menjadi
·
beberapa bagian, yaitu:
· Halaman prancis (judul utama saja) hlm. i* )
· Halaman undang-undang hak cipta hlm. ii* )
· Halaman judul utama (judul, subjudul, penulis,editor) hlm. iii*)
· Halaman Katalog dalam terbitan (KDT) (hlm.iv*)
· Persembahan (jika ada) hlm. v* )
· Daft ar Isi (hlm. vii*)
· Daftar Gambar (minimal 10 Gambar)
· Daftar Tabel (minimal 10 Tabel)
· Pengantar Penerbit (editorial note) (hlm. vii*)
· Kata pengantar (hlm. ix)
· Prakata (preface)
Bahan Isi (Text Matter)
Bahan isi terletak di antara bahan awal dan bahan akhir.
Bahan isi merupakan inti dari sebuah buku.
terdiri atas :
👉Bab dan Sub Bab, dikembangkan dengan panduan 5 W + 1 H
👉Tabel dan Ilustrasi, gunakan ilustrasi yang relevan dan mendukung isi bab / sub bab.
Carilah ilustrasi yang tidak mengandung hak cipta. Website penyedia ilustrasi gratis dan tidak mengandung hak cipta, di antaranya :pexels, freepik, pixabay, dll
👉Sitiran/Kutipan, Terdapat dua cara pengutipan pada teks, harus dipilih salah satu dan digunakan secara konsisten, yaitu :
catatan perut (pengacuan ber- kurung) dan
penomoran (footnote dan endnote
Contoh catatan perut: (Wibowo, 2007: 31)
Contoh footnote :
👉Penutup, berisi intisari dan kesimpulan buku
Bahan Akhir (Postliminaries): meliputi unsur-unsur
yang secara berurutan terdiri atas
lampiran,
glosarium,
catatan akhir/endnote,
daftar pustaka,
indeks
Glosarium, Memuat daftar kata penting yang terdapat dalam
isi buku dan diikuti penjelasannya.
Contoh Penulisan Daftar Pustaka
Buku: Badudu, J.S. 1993. Inilah Bahasa Indonesia yang Benar
I. Jakarta : PT Gramedia.
Buku Terbitan Berseri : Lukmana, Iwa. 2005. Sundanese Speech
Levels. Seri Sundalana,
04 Islam dalam Kesenian Sunda: 115-148. Bandung: Kiblat.
Buku yang terdiri dari 2 -3 penulis : Hers,Norman dan
Garrison, Ervan G. 1998. Geological Methods for Archeology. Oxford:Oxford
University Press.
Buku yang ditulis atas nama lembaga: UNESCO-IBE. 2000.
Globalization and Living Together: The Challenges for Educational
Content in Asia. New Delhi: UNESCO –Central Board of
Secondary Education, India
Jurnal : nstansi. Sudarti. 2009. Masa Klasik Tarumanegara di
Wilayah Pandeglang Provinsi Banten. Laporan Hasil Penelitian Arkeologi.
Bandung: Balai Arkeologi Bandung
Internet : Hunter, K. (1988). Heritage Education in the
Social Studies. (http://www.ed.gov/databases/ERICDigest/Index/ED30036, diakses
9 Januari 2002).
Indeks
Buku ilmiah harus memiliki indeks
Indeks merupakan tanggung jawab penulis karena penulis yang
lebih mengetahui tajuk indeks yang berkaitan dengan isi buku.
Penunjuk tajuk indeks menggunakan nomor halaman.
Indeks hanya dapat disusun setelah naskah final layout dan
koreksi (proof final)
Sebagai seorang penulis buku, dengan mengetahui anatomi
buku, maka kita dapat mengetahui bagian mana dari buku yang harus kita tulis
dan bagaimana cara menulisnya.
Menjadi seorang penulis buku merupakan sebuah proses tanpa henti. Dibutuhkan niat dan usaha serta doa terbaik untuk mewujudkannya. Mengenal dan memahami anatomi sebuah buku akan membawa seorang penulis menjadi lebih dekat dengan bahan bukunya. Oleh karena itu, milikilah kemampuan untuk membedah bagian per bagian dari sebuah buku, niscaya kita akan menjadi seorang penulis buku yang handal.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar