Cari Blog Ini

Jumat, 24 Juni 2022

Pelatihan Belajar menulis Gel. 26. Pertemuan ke-16 : Anatomi buku

 


Malam ini Hari Rabu, 22 Juni 2022. Kembali kelas Belajar menulis mendapatkan materi yang luar biasa tentang anatomi buku, tentunya dari narasumber yang luar biasa juga. Ibu Theresia Sri Rahayu, S.Pd.SD., dengan segudang prestasi yang luar biasa. Pelatihan malam ini, dipandu oleh moderator Arofiah Afifi yang biasa di panggil Ovi.

Tahun 2017, Ibu Tere sudah mengenal blog sebagai media untuk menulis. Tapi ada rasa tidak puas jika hanya menulis di blog. Lalu, singkat cerita, bu Tere berteman dgn Om Jay di FaceBook dan berksemptan mengikuti kelas BM. Dari hasil peatihan ini belaui berhasil menerbitkan bku solo.

Membaca kata anatomi, bagi saya sebgai guru biologi tentu tidaklah asing, namun untuk anatomi buku terus terang saya masih awam dan perlu belajar banyak. Untuk mempermudah memahami materi ini, saya membuat peta konsep (main map) :



 Menurut Bambang Trim dalam bukunya Taktis Menyunting Buku (2009: 68) "Seperti halnya bagian tubuh makhluk hidup, naskah buku juga memiliki anatomi yang membuatnya layak disebut naskah buku.”

 

Sebuah buku umumnya terdiri atas :

·         👍sampul,

·          👍bagian awal (preliminaries),

·          👍bagian isi (text matter),

·         👍 dan bagian akhir (postliminaries)

 


 Sampul buku memiliki tiga bagian, yaitu  :

👀sampul depan, Unsur-unsur yang dicantumkan pada sampul depan buku terdiri atas: judul utama,  subjudul (jika ada), nama penulis, pengarang (Jika lebih dari tiga orang ditulis nama penulis pertama diikuti dkk) editor, atau penerjemah, logo penerbit.

👀punggung buku, Unsur-unsur yangdicantumkan pada punggungbuku terdiri atas: Logo, judul, sub judul, penulis, pengarang, editor atau penerjemah.Teks di punggungbuku diberikan jika punggung mencapaitebal minimal 7 mmataumempunyai ketebalan 140 hlm. (HVS80gr) denganmenggunakan ukuran huruf arial 7 pt.

 

👀Sampul belakang.Unsur-unsur yangdicantumkan pada sampul belakang sebuah buku terdiri atas: Blurb, testimoni/endorsement, ISBN, nama dan alamat penerbit

 

Bagian Awal (Preliminaries), merupakan sejumlah   halaman berisi teks, yang dapat dibagi menjadi

·         beberapa bagian, yaitu:

·         Halaman prancis (judul utama saja) hlm. i* )

·         Halaman undang-undang hak cipta hlm. ii* )

·         Halaman judul utama (judul, subjudul, penulis,editor) hlm. iii*)

·         Halaman Katalog dalam terbitan (KDT) (hlm.iv*)

·         Persembahan (jika ada) hlm. v* )

·         Daft ar Isi (hlm. vii*)

·         Daftar Gambar (minimal 10 Gambar)

·         Daftar Tabel (minimal 10 Tabel)

·         Pengantar Penerbit (editorial note) (hlm. vii*)

·         Kata pengantar (hlm. ix)

·         Prakata (preface)

 

 👷Halaman Prancis, halaman ini hanya berisi judul buku TANPA disertai keterangan lainnya, seperti subjudul buku, nama penulis, dan logo serta nama penerbit. Ditulis dengan rata tengah.

 👷Halaman Undang - Undang Hak Cipta, memuat kutipan Undang[1]Undang No. 19 Tahun 2012 tentang Hak Cipta

 👷Halaman Judul Utama, Halaman judul utama adalah sebuah halaman buku yang memuat nama penulis, judul buku, subjudul buku (jika ada), jilid buku (jika ada), dan logo serta nama penerbit.

 👷Katalog Dalam Terbitan (KDT) memuat unsur-unsur pemegang hak cipta kepemilikan buku yang meliputi identitas buku, mencakup judul, nama penulis,nama editor (jika ada), jumlah halaman, tahun terbit, penerbit,ISBN, klasifi kasi buku, sumber bahan sampul, dan pengelola terbitan

 👷Persembahan, ditulis dengan ringkas. Dapat berisi kutipan sajak/kata[1]kata mutiara/semboyan.Tidak leboh dari 5 baris.

 👷Daftar Isi, untuk melihat dan mengetahui isi bab dan letaknya dalam buku. Sebaiknya dibuat otomatis.

 👷Kata Pengantar, Kata pengantar merupakan apresiasi karya yang ditulis oleh tokoh atau orang luar (bukan penulis buku) yang dianggap relevan, misalnya pejabat atau pakar/tokoh

 👷Prakata, berisi deskripsi dari penulis/pengarang/editor mengenai karyanya, mulai dari latar belakang menulis karya, kaidah penulisan, dan penghargaan/ucapan terima kasih

 

Bahan Isi (Text Matter)

Bahan isi terletak di antara bahan awal dan bahan akhir. Bahan isi merupakan inti dari sebuah buku.

terdiri atas :

👉Pendahuluan, untuk mengantar pembaca agar dapat memahami isi buku.
👉Bab dan Sub Bab, dikembangkan dengan panduan 5 W + 1 H
👉Tabel dan Ilustrasi, gunakan ilustrasi yang relevan dan mendukung isi bab / sub bab.

Carilah ilustrasi yang tidak mengandung hak cipta. Website penyedia ilustrasi gratis dan tidak mengandung hak cipta, di antaranya :pexels, freepik, pixabay, dll

👉Sitiran/Kutipan, Terdapat dua cara pengutipan pada teks, harus dipilih salah satu dan digunakan secara konsisten, yaitu : 

catatan perut (pengacuan ber- kurung) dan

penomoran (footnote dan endnote

Contoh catatan perut: (Wibowo, 2007: 31)

Contoh footnote :

 


 

👉Penutup, berisi intisari dan kesimpulan buku

 

 

Bahan Akhir (Postliminaries): meliputi unsur-unsur

yang secara berurutan terdiri atas

lampiran,

glosarium,

catatan akhir/endnote,

daftar pustaka,

indeks

 

Glosarium, Memuat daftar kata penting yang terdapat dalam isi buku dan diikuti penjelasannya.

 


  

Contoh Penulisan Daftar Pustaka

Buku: Badudu, J.S. 1993. Inilah Bahasa Indonesia yang Benar I. Jakarta : PT Gramedia.

Buku Terbitan Berseri : Lukmana, Iwa. 2005. Sundanese Speech Levels. Seri Sundalana,

04 Islam dalam Kesenian Sunda: 115-148. Bandung: Kiblat.

Buku yang terdiri dari 2 -3 penulis : Hers,Norman dan Garrison, Ervan G. 1998. Geological Methods for Archeology. Oxford:Oxford University Press.

Buku yang ditulis atas nama lembaga: UNESCO-IBE. 2000. Globalization and Living Together: The Challenges for Educational

Content in Asia. New Delhi: UNESCO –Central Board of Secondary Education, India

Jurnal : nstansi. Sudarti. 2009. Masa Klasik Tarumanegara di Wilayah Pandeglang Provinsi Banten. Laporan Hasil Penelitian Arkeologi. Bandung: Balai Arkeologi Bandung

Internet : Hunter, K. (1988). Heritage Education in the Social Studies. (http://www.ed.gov/databases/ERICDigest/Index/ED30036, diakses 9 Januari 2002).

 

Indeks

Buku ilmiah harus memiliki indeks

Indeks merupakan tanggung jawab penulis karena penulis yang lebih mengetahui tajuk indeks yang berkaitan dengan isi buku.

 Subtajuk indeks yang menjadi indeks sebaiknya disajikan menurut urutan abjad dan tidak menurut urutan kata.

Penunjuk tajuk indeks menggunakan nomor halaman.

Indeks hanya dapat disusun setelah naskah final layout dan koreksi (proof final)

 

 Manfaat mengetahui anatomi buku

Sebagai seorang penulis buku, dengan mengetahui anatomi buku, maka kita dapat mengetahui bagian mana dari buku yang harus kita tulis dan bagaimana cara menulisnya.

 

 KESIMPULAN

Menjadi seorang penulis buku merupakan sebuah proses tanpa henti. Dibutuhkan niat dan usaha serta doa terbaik untuk mewujudkannya. Mengenal dan memahami anatomi sebuah buku akan membawa seorang penulis menjadi lebih dekat dengan bahan bukunya. Oleh karena itu, milikilah kemampuan untuk membedah bagian per bagian dari sebuah buku, niscaya kita akan menjadi seorang penulis buku yang handal.

 

 Terima kasih, Semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tawanan Fatamorgana

Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...