Cari Blog Ini

Selasa, 15 November 2022

Menceritakan kembali : Asal Usul Terjadinya Selat Bali

 Menceritakan kembali : Asal Usul Terjadinya Selat Bali

Buku Bacaan Asal-Usul Terjadinya Selat Bali-dokpri

Pada kesempata ini saya mencoba memceritakan ulang Cerita Rakyat dari Bali  yang menceritakan asal usul terjadinya Selat Bali.

Kisah berawal dari awal masukknya Agama Hindu ke Pulau Jawa. Karena di pulau Jawa beumada agama yang berkembang, maka ajaran agama Hindu cepat menyebar dan diterima baik oleh para raja dan rakyat.

Berkembangnya Agama Hindu, diikuti dengan bermunculannya para Brahmana, yang bertugas mengajarkan kebajikan dan tuntunan hidup sesuai ajaran Hindu. Tak sedikit raja-raja yang menjadi Brahmana menjadi penasehat. 

Salah satunya adalah Brahmana Sidi Mantra yang  dan berbudi sifat welas asih dan berbudi luhur. KArena sifatnya bukan hanya pendudk desa yang sayang, bahkan Dewa pun sangat menyayangi nya. Salah satu Dewa yang menyayanginya, adalah Batara Syiwa yang selalu mengabulkan permintaannya.

Dewa memberinya istri yang cantik dan kekayaan yang berlimpah. Dia menggunakan kebahagiannya untuk membantu orang membantu orang-orang disekitarnya.

Suatu hari, setelah hidup bersama istrinya merasa krang bahagia karena mereka belum mendapat momomgan. Setelah berdiskusi, maka Brahmaan Sidi Matra pun memohon kepada dewa melalui semedinya.

Beberapa bulan kemudian, istrinya mnegandung. Mereka berdua sangat bahagia dan mereka tidak lupa untuk mengucap syukur. Setelah waktunya melahirkan, lahirlah bagi mereka anak laki-laki yang lucu. Mereka memberi nama anak mereka Manik Angkeran.

Karena anak semata wayang, mereka cukup memanjakannya, sehingga perilakuk Manik angkera menjadi krang baik, terlebih di luar dia bergaul dngan para  penjudi dan orang kurang baik lainnya. Ayahnya sudah coma menasehatinya, namun kelakuannya tidak berubah.

Karena kesenangannya berjudi, Manik Angkera sampai menjual harta kelarganya dan berhtang ke sana kemari. Sampai dia tidak punya uang sepeserpun. Dan teman-teman nya mulai kesal serta menuntt pembayaran utang-utangnya.

Karena kasihan, sang Ayah, Brahmana Sidi berjanji akan melunasi hutang-hutang anaknya. Dia meminta pertolongan kepada Batara Syiwa, sampai suatu hari ia mendapat sebuah bisikan " jika kau memerlkan harta benda yang banyak, berjalanlah menuju ke Gunng Agung, dan temui naga Beskih, ia adalah penjaga gunung tersebut. Mintalah kepadanya! Ia pasti mengabulkan semua permintaanmu.

Pagi-pagi sekali, Brahmana Sidi Matra pergi menuju Gnung Agung, gunung tersebut berada disebelah Timur Daha.

Setelah melakukan perjalanan, berhari-hari, akhirnya ia sampai di puncak Gunung Agung. Dia melihat ada sebuah lubang kepundan di puncak gunung tersebut. 

Singkat cerita  setelah bertemu dan mengutarakan maksudnya kepada naga Besukih, mengabulkan permintaan Brahmaan Sidi Mantra. Dia mengajak Brahmana ke tempat lapang yang luas, kemudian dia berguling-guling di tanah, dan dari sela-sela sisiknya berjatuhanlah uang emans dan beragam batu permata.

Akhirnya mereka dapat melunasi hutang-hutang Manik Angkeran, tetapi kebiasan buruk Manik Angkera, berlum bisa dihilangkan, sehingga tak lama kembali ia telah berhuutang lagi.

Untuk kedua kalinya, sanag Ayah, Brahman Sidi Mantra kembali meminta pertolongan Naga raksasa Besukih. Dan kembali mereka dapat melunasi hutang-hutang Manik Angkeran.  

Timbul pikiran bahwa, jangan-jangan sang Ayha menyembunyikna harta yang banyak untk bisa melunasi hutang-hutang mereka. Akhirnya Manik Angkeran bertanya kepada ayahnya, namun sang Ayan tetap diam, tidak mau memberitahukan dari mana dia memperoleh emas dan permata untuk melunasi hutang mereka.  

Namun, ternyata teman-teman mengetahi kemana Brahmana Sidi Mantra perrgi, dan memberi tahu rahasia itu kepada Manik Angkeran. Mereka juga memberitah bahwa naga mau keluar jika dipanggil dengan menggunanakan genta yang hanya dimiliki para Brahmana. Akhirnya Manik mengendap-rendap mengambil genta milik ayahnya dan segera kabur menuju Gunung Agung.

Setibanya di Gunng Agung, dia memnggil naga dengan genta milik ayahnya, dengan sedikit tipu muslihat dia berhasil mendapatkan emas dan permata. 

Dan karena keserahakannya, saat sang naga kembali ke lubangnya, dia memotong ekot naga yang bertahtakan permata yang cukup besar,  dengan keris ia berhasil memotongnya dan membawa ekor naga sambil berlari menuruni gunung Agung.  

Saat naga mengetahui bahwa ekornya telah hilang, dia menjadi marah dan mengejar Manik Angkeran, dan dengan kesaktianya berhasil mengejar dan membakar tubuh Manik Angkeran.

Sementara Brahmana Sidi Mantra yang menyadari bahwadia kehilangan gentanya, meninta bantuan sang istri. Sang istri curiga bahwa anak mereka yang mengambilnya. Stelah mencari informasi dari temen-teman nya Manik Angkeran, akhirnya sangistri memberi tahu Brahma Sidi Matra bahwa anak mereka pergi ke Gunung Agung untuk menemui Naga Besukih. 

Namun terlambat, saat Brahmana Sidi Mantra tiba, anak mereka sudah menjadi abu.  Saat ia bertanya kepada Naga Besukih, dia memohon maaf atas kelakuan anaknya, dan memohon kepada Batara Syiwa untu memulihkan ekor sang naga. Saat ekor naga berangsur puluh, tubuh anaknya Manik Angkeran pun berangsur-angsur kembali.

Setelah Manik Angkeran kemabali, da memohon maaf kepada Ayahnya dan juga kepada Naga Besukin. Sang naga memberi saran agar Manik Angkera tidak ikut kembali ke Daha, melainkan tinggal bersama nya di Gunung Agung. Dengan berat hati Brahmana Sidi Mantra pun meninggalkan anaknya bersama naga, demi kebaikan anaknya. 

Saat akan kembali dan Brahmana Sidi menemuka daratan yang semit, tiba-tiba muncul ide untuk memisahkan daratan berserta gnung Agng dari daratan Jawa. Dengan kesaktiannya dia memisahkan kedua daratan itu dengan perairan untuk mencegah anaknya kembali ke Daha. Maka terbentuklah selat Bali yang memisahkan daratan Jawa dan pulau Bali.


Sumber : Asal-usul Terjadinya selat bali (cerita dari Bali), diceritakan kembali oleh : Heny V. Tinneke, CV. Nuansa Aulia.  

6 komentar:

  1. Balasan
    1. terima kasih Pak Bajuri, saya hanya menceritakan ulang

      Hapus
  2. LUAR BIASA KISAH ASAL USUL BALI...MKSH TELAH BERBAGI

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Pak Dail, ini hanya menceritakan ulang

      Hapus
  3. Sangat menarik dan menginspirasi. Kapan2 sy akan membuat seperti ini. Terima kasih ilmunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama bu. Saya jadikan ini juga tugas literasi anak kelas 7 bu

      Hapus

Tawanan Fatamorgana

Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...