Cari Blog Ini

Kamis, 29 Desember 2022

Kopi dan Peradaban

Kopi bubuk yang baru diseduh dengan air panas mengeluarkan aroma yang khas dan membangkitkan semangat. Bagi para pencita kopi, aroma ini seperti alarm yang membangunkan tubuhnya.

Kopi yang kita minum, berasalah dari biji tanaman kopi (Coffea sp.), dengan berbagai vasiasinya. Variasi yang umum dikenal adalah kopi robusta, memiliki nama ilmiah Coffea canephora dan untuk kopi Arabica, memiliki nama ilmiah Coffea arabica.

Menurut beberapa ahli, kopi dapat meningkatkan daya pikir, mamberikan inspirasi. Salah satu contoh adalah lahirnya  bahasa pemrograman komputer di beri nama JavaScript. Bahasa program yang di buat oleh Brendan Eich pada 1995, awalnya mereka kehabisan ide untuk memberi nama pada bahasa program yang mereka buat. Akhirnya mereka menyisipkan kata Java,  karena konon  membuatnya memang peminum kopi yang berasal dari Pulaua Jawa, Indonesia. Simbol atau icon program Javascript adalah secangkir kopi dengan uap nya yang mengepul. Insirasi ini malah menjadi bahasa program yang paling banyak digunakan di dunia, selain menag cara kerjanya yang juga hebat.

Karena daya pikat nya ini, maka di masyarakat yang menntut serba cepat, kopi menjadi minuman pilihan untuk memneri semangat pada tubuh. Karena semakin banyak orang yang memilih kopi, maka ini menjadi semacam tren di masyarakat modern. Contoh lain dari pengaruh kopi pada peradaban kita, adalah banyaknya kedai kopi (coffee shop) di sekitar kita. Bahkan salah satunya menjadi semacam tanda modernitas suatu kota jika di kota tersebut sudah ada cabang dari kedai kopi tertentu.

Kopi menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat terutama di kota besar.sering kali, kedai kopi menjadi tempat untuk bertemu, berbicara soal bisnis, politik, diskusi, atau sekedar obrolan santai.Saya pribadi juga  pernah melakukan presentasi produk, berjanji bertemu teman lama, bahkan coaching bisnis yang dilakukan di kedai kopi.

Dulu, kopi merupakan minuman yang identik dengan bapak-bapak dengan sarung, sambil membaca koran atau ngobrol di warung kopi setelah pulang kerja. Sekarang image kopi sudah mergeser, kopi dinikmati juga oleh kalanga muda baik pria maupun wanita. Dapat kita jumpai sekelompok anak muda di kedai-kedai kopi sedang berbincang sambil menikmati kopi. Bagi generasi milenial, kopi sudah menjadi bagian gaya hidup mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tawanan Fatamorgana

Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...