Lakukan Usaha Terbaik
![]() |
| Falyer Kamis Menulis-Lagerunal |
Awal masuk sekolah semester dua tahun 2022/2023, saya mendapat kejutan berupa penambahan jam mengajar. Hal ini terjadi karena ada seorang guru yang sakit dan tidak dapat melanjurkan aktivitas mengajarnya di semester 2, dikarenakan kondisinya tersebut.
Tentu beban mengajar saya menjadi bertambah, meski dari pimpinan menginformasikan ini hanya sementara sampai pihak yayasan mendapatkan guru baru yang akan mengantikan posisi guru yang sakit tersebut. Dan rencanaya mata pelajaran yang saya ajarkan akan digantikan oleh beberapa guru.
Namun entah mengapa, ternyata saya tetap mengajar mata pelajaran yang menjadi tanggung jawab saya, ditambah dengan matapelajaran yang ditinggalkan oleh guru yang sakit tersebut. Jadi total sekitar 40 jam pelajaran per minggu, cukup membuat lelah badan dan pikiran. Karena saya tanpa perispan mengajar mata pelajaan yang dilimpahkan, yaitu Biology dalam kurikulum Cambridge, yang secara automatis harus menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar. Mengisi kekosongan tanpa persiapan merupakan tanggung jawab yang berat bagi saya.
Parnah disuatu titik saya sudah merasa kelelahan, jadi saya minta murid untuk membaca dahulu bab yang akan dibahasa selama sekitar 15 menit. Kemudian ada siswa yang protes dengan mengatakan, seharusnya saya mengajar. Saya tanggapi protes tersebut dengan meminta pengertian karena saya sedang lelah, setelah membaca saya akan menjelaskan materinya.
Setelah kelas itu selesai, saya sempat merenung, andai siswa dan pimpinan mengetahui, selama menggantikan, saya berusaha melakukan usaha terbaik saya. Namun jika hasilnya kurang memuaskan dan jauh dari kata baik, hari ini seharunya menjadi permakluman karena saya mengantikan secara tiba-tiba dan tanpa persiapan.
Satu hal yang saya tanamankan dalam diri, saya melakukan untuk kebaikan dan berusahan yang terbaik. Memang beban pekerjaan menjadi lebih berat, dan seringkali saya mengeluh karena beban kerja ini. Kondisi dengan beban kerja seperti ini, sangat mempengarhi kondisi fisik dan mental saya.
Semoga saya dapat terus melakukan usaha terbaik dalam mengajar, dan segera ada guru baru yang memang berkompeten mengajar mata pelajaran yang mengalami kekosongan ini.

Ikut merasakan kelelahan, namun sy yakin usaha Bapak tdk sia2.. semoga lekas ada guru baru.
BalasHapusamain, terima kasih
HapusWah... ada lowongan bagus ini..
BalasHapusSemangat..
yo, mari yang mau melabar menjadi guru biology dengan bahasa Inggris sebagi pengantarnya
HapusMantap dan luar biasa, semangat pak👍
BalasHapusTerima kasih Pak
HapusMantap, Suhu! Menolak kalah meskipun lelah! Semangat!!!
BalasHapusTerima kasih Pak Toto.
HapusSalam Literasi