Melepas Pengampunan
![]() |
| Teks doa dan renungan, 14 Maret 2023-dokpri |
Pagi ini, 14 Maret 2023 ini saya mendapat giliran memimpin doa dan menyampaikan renungan pagi pukul 6.50 WIB. Melalui pengeras suara di ruang audio yang terhubung dengan speaker di setiap ruang kelas.
Pagi ini renungan diambil dari Matius 18 : 21-35, renungan memang dibacakan dalam bahasa Inggris. Dimana saya cukup mengalami kesulitan pengucapan pada beberapa kata. Hal ini tidak menyurutkan niat saya untuk tetap memberikan yang terbaik.
Beberapa hari sebelumnya saya diberikan kertas untuk tugas renungan hari ini. Guru agama,sekaligus koordinator mengatakan ini renunganya tentang pengampunan. Sambil lalu saya terima, tanpa membaca detailnya, karena meras sudah mengetahi caranya dari pengalaman beberpa tahun sebelumnya. Beberapa tahun lalu jika saya mendapat tugas seperti ini, saya akan membacanya terlebih dahulu untuk memastikan setiap ucapannya.
Luar biasa, pagi ini lewat pembacaan renungan terutama dua ayat berikut :
21. Kemudian Petrus datang kepada Yesus dan bertanya, “Tuhan, kalau saudara saya berdosa terhadap saya, sampai berapa kali saya harus mengampuni dia? Sampai tujuh kalikah?”
22.Yesus menjawab, “Tidak, bukan sampai tujuh kali, tetapi tujuh puluh kali tujuh kali!
Petrus seorang rasul yang luar biasapun pernah mengalami masalah dalam hal mengampuni. Ternyata hal ini manusiawi terjadi, bahkan banyak orang yang sulit untk mengampuni orang yang membuatnya tersakiti, terluka, kecewa atau perasan menyakitkan lainnya.
Melalui renungan hari ini, diri saya diingatkan akan kejadian yang terjadi beberapa hari lalu, ketika saya marah dan kecewa pada orang-orang di sekeliling saya yang meremehkan saya. Dan lewat pembacaan ini juga saya ditegur untuk benar-benar melepaskan pengampunan dengan sempurna,dengan kasih yang sudah Tuhan anugrahkan sempurna.
Terima kasih Tuhan, untuk hidup yang masih dianugrahkan kepada saya, dan belajar lewat proses demi proses yang tidak mudah, tapi saya dimampukan untuk melewatinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar