Lukisan Senja di Hati
Karya : Sim Chung Wei
Senja merangkak di ufuk langit,
mewarnai hati yang lirih dan sunyi.
Angin berbisik tanpa suara,
membawa rindu tanpa bunyi
Gelisah mengelitik sanubari
mengusik damai dalam hati
kacau balau menghancurkan diri
membawa dalam kosong sepi
Adakah malam kan menenangkan?
Atau justru makin mengelisahkan?
Kupeluk sepi saat petang
menanti cahaya yang mungkin datang.
Namun bintang pun tahu,
bahwa langit tak selamanya kelam.
Esok lusa, mentari kan hadir,
membawa harapan dalam genggaman.
Jakarta, 12 Februari 2025
Seorang guru biasa yang mencoba memberikan kontribusi bagi sesama. Menebar kebaikan , berbagi pengalaman dan rasa
Cari Blog Ini
Minggu, 16 Februari 2025
Lukisan Senja di Hati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tawanan Fatamorgana
Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...
-
Sering kali proses Khitan atau sunat dihubungkan dengan kewajiaban seorang pria muslim atau saat proses seseorang menjadi muslim (mualaf). ...
-
Akhirnya KTP saya sebagai Guru Terbit Sebagai seorang guru di Indonesia, sepertinya belum lengkap jika belum memiliki NUPTK (Nomer Unik P...
-
Pertemuan kedua, 20 Mei 2022 Writting is My Passion flayer kegiatan Pelatiahn menulis pertemua ke-2 narasmber : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. m...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar