Retreat Jiwa
Karya : Sim Chung Wei
Retreat di malam sunyi
Menata hati yang kian sakit
berdiam sepi menyendiri
Seakan luka enggan menghilang.
Retak-retak di dinding batin,
menyeisakan luka batin
bayang rindu menggema lirih,
langkah gundah kian letih.
Retreat sejenak, menenangkan jiwa,
Meski perih tak sirna
ketenangan membalut luka
intropeksi memperbaiki diri
Retak bukanlah tanda rapuh,
hanya kisah yang butuh waktu.
agar batin tenang sejenak,
menghadapi esok tetap tegak.
Jakarta, 25 Februari 2025
Seorang guru biasa yang mencoba memberikan kontribusi bagi sesama. Menebar kebaikan , berbagi pengalaman dan rasa
Cari Blog Ini
Jumat, 28 Februari 2025
Retreat Jiwa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tawanan Fatamorgana
Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...
-
Sering kali proses Khitan atau sunat dihubungkan dengan kewajiaban seorang pria muslim atau saat proses seseorang menjadi muslim (mualaf). ...
-
Akhirnya KTP saya sebagai Guru Terbit Sebagai seorang guru di Indonesia, sepertinya belum lengkap jika belum memiliki NUPTK (Nomer Unik P...
-
Pertemuan kedua, 20 Mei 2022 Writting is My Passion flayer kegiatan Pelatiahn menulis pertemua ke-2 narasmber : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. m...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar