Beberapa hari ini, saya
mengalami kemalasan untuk menulis, selain karena kesibukan, alasan lainnya adalah karena laptop, sang teman
menulis yang menemani selama ini mengalami masalah. Setiap kali menyalakannya
sering menampilkan menu BIOS. Gara-gara masalah ini merusak mood dan kosentrasi dalam menulis.
Sampai akhirnya saya
memutuskan mendatangi salah satu tempat service laptop di daerah dekat tempat
tinggal, karena memang sedang dikejar deadline pengumpulan tugas pekerjaan.
Teknisinya menyarankan untuk meng instal ulang laptop saya, dengan resiko
kemungkinan beberapa file atau bahkan semua file akan terhapus.
Setelah dilakukan
peng-istall-an ulang, benar saja beberapa file terhapus, dan yang terhapus adalah
semua file tulisan saya dan semua project antologi puisi.
Hal ini membuat saya
stress, dan kehilangan semangat menulis. Membayangkan harus memulai lagi dari awal. Beberapa hari menjadi perjuangan berat
dalam memompa kembali semangat dan membangun kebiasaan menulis.
Sampai akhirnya saya
menemukan pencerahan saat saya mengajar les, dan murid saya bertanya tentang
pembentukanan intan.
![]() |
| Gambar Intan dna arang. Sumber : https://roboguru.ruangguru.com/question/perhatikan-gambar-berikut-ke-dua-benda-tersebut-tersusun-atas-unsur-karbon-hal_QU-58SAOMRL |
Dari unsur yang sama yaitu Karbon ( C ), tetapi melewati proses yang berbeda menghasilkan material yang berbeda pula. Susunan unsur karbon yang renggang, dapat membentuk arang, yang lebih rapat menjadi grafit yang dipakai untuk isi pensil, dan yang lebih rapat serta teratur menjadi intan. Dengan melalui proses yang cukup panjang dan mengalami tekanan, struktur karbon ini akan membentuk intan yang indah dan berkilau. Demikian juga dengan kita saat menjalani kehidupan ini, ketika kita diproses seolah lebih keras dari yang lain, mengalami tekanan hidup yang lebih kuat. Sesungghnya kita sedang menggalami proses pembentukan menjadi intan. Tekanan dan suhu tinggi yang dialami karbon menghasilkan intan yang bersinar indah.
![]() |
| Sumber : https://steemit.com/indonesia/@muktaridha/wahh-ternyata-membuat-intan-sangat-mudah |
Dengan analogi ini, saya dapat melihat bahwa rintangan, halangan yang saya hadapi sebagai seorang penulis, sebagai sebuah tekanan, dan saya masih mau terus menjalaninya. Memberikan saya sebuah harapan untuk menjadikan saya seorang pribadi yang lebih baik dan bersinar dikemudian hari. Seperti hal nya intan yang mengalami tekanan dan proses yang panjang, maka perjuangan saya yang terus saya jalani akan membuahkan hasil, asalkan saya tidak menyerah ditengah perjalanan.


sangat menginspirasi, terima kasih sudah berbagi Pak
BalasHapusTeriam kasih Bu Indri
BalasHapusSalam Literasi
Benar bangat sir, unsur yang sama tapi beda structure
BalasHapusTerima kasih atas komentar nya Bu Risma
Hapus