Ibu dalam Kenangan
Karya Sim Chung Wei
Ibu, namamu kusebut dalam diam
mengalir lembut di setiap Waktu
mengusir segala ragu yang muram
menuntun langkah di jalan berbatu
Di pelukanmu kutemukan rumah,
tempat letih luruh tanpa keluh,
kata-katamu sederhana, teduh,
namun kuat menjadi navigasi arah
Engkau anyam hari dengan sabar,
benang harap, kasih, dan benar,
dalam senyummu hujan pun reda sebentar,
dalam diamu, aku belajar tegar.
Kini waktu menulis jarak,
berbeda tempat berpijak
di setiap langkah yang kucetak,
doamu berbisi, tak pernah retak.
Ibu,jika rindu adalah doa yang pulang,
biarlah bait ini jadi kenang,
abadi berima meski berbeda ruang,
tempat kasihmu selalu terang.
Kini rinduku tak pernah terobati
karena kiat terpisah alam
biarkan tulisan ini menjadi bukti
bahwa engkau selalu di hati terdalam
Jakarta, 25 Desember 2025
Seorang guru biasa yang mencoba memberikan kontribusi bagi sesama. Menebar kebaikan , berbagi pengalaman dan rasa
Cari Blog Ini
Kamis, 01 Januari 2026
Ibu dalam Kenangan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tawanan Fatamorgana
Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...
-
Sering kali proses Khitan atau sunat dihubungkan dengan kewajiaban seorang pria muslim atau saat proses seseorang menjadi muslim (mualaf). ...
-
Akhirnya KTP saya sebagai Guru Terbit Sebagai seorang guru di Indonesia, sepertinya belum lengkap jika belum memiliki NUPTK (Nomer Unik P...
-
Pertemuan kedua, 20 Mei 2022 Writting is My Passion flayer kegiatan Pelatiahn menulis pertemua ke-2 narasmber : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. m...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar