Derita yang Fana
Karya : Sim Chung Wei
Lelah yang kubawa berlari
menjadi beban pejalanan hidup
kaki penat tak sanggup berdiri
asap durjana sering terhirup
Rehat dalam pelukan kosong
sepi menyelimuti malam
sepenggal rindu yang bolong
dalam suasana malam suram
Kekosongan mengerogoti
memakan perlahan jiwa
menahan sakit hati
hampa dalam rawa
Derita alam dunia fana
yang hanya sementara
harapan menuju nirwana
melepas duka lara
Berusaha melepas belenggu
menghempas dendam membara
mengusir rasa ragu
direntang masa sementara
Lepaskan semua derita
dalam kefanaan
merdeka bukan sekedar kata
gapai kabadian
Jakarta, 28 Maret 2026
Seorang guru biasa yang mencoba memberikan kontribusi bagi sesama. Menebar kebaikan , berbagi pengalaman dan rasa
Cari Blog Ini
Sabtu, 18 April 2026
Derita yang Fana
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tawanan Fatamorgana
Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...
-
Sering kali proses Khitan atau sunat dihubungkan dengan kewajiaban seorang pria muslim atau saat proses seseorang menjadi muslim (mualaf). ...
-
Akhirnya KTP saya sebagai Guru Terbit Sebagai seorang guru di Indonesia, sepertinya belum lengkap jika belum memiliki NUPTK (Nomer Unik P...
-
Pertemuan kedua, 20 Mei 2022 Writting is My Passion flayer kegiatan Pelatiahn menulis pertemua ke-2 narasmber : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. m...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar