Satu kata-kata mutiara dari Bernard Malamud, seorang penulis novel dan cerita pendek Amerika, adalah : "konsep awal suatu tulisan biasanya adalah yang paling tak menentu. Di sinilah kamu memerlukan keberanian dan kemampuan untuk siap menerima hasil tulisanmu yan tidak sempurna sampai akhirnya tulisanmu menjadi semakin lebih baik."
Hal ini tidak serta merta muncul dalam kehidupan Bernard, tentu ini merupakan kristalisasi dari pengalamananya sebagai seorang novelis. Mengalaman telah membawanya menjadi seoarang novelis, jalan yang dilaluinya dimulai dengan langkah pertama yang mungkin harus dilawan dan diusahakan dengan penuh tenaga.
Banyak di antara kita merasa ragu atau bahkan takut untk memulai menulis. Kunci awalnya adalah beranilah, lawan setiap keraguan, mulai menulis. Seperti kita akan melakukan perjalanan jauh, hakl ini akan terjadi ketika kita mau melangkahkan langkah pertama kita. Sama hal nya dengan menulis, mulainya skrngg untuk menulis, mulai langkah pertama kalian untuk melanjukan jurnal petualangan dalam menulis.
Terkadang diri kita menjadi editor, bahkan hakim untuk tulisan kita sendiri. Mulailah untuk menghilangkan peran itu dalam diri kita, belajarlah menjadi penulis. Hal tersebut biasanya dilakukan karena kita ingin menjadi sempurna (perfeksionis), sehingga kita sibuk untuk melakukan editing berulang-ulang, energi habis hanya untuk melakukan editing berulang. Bahkan terkadang menemukan jalan buntu, karena kita meras tulisan kita belum sempurna. Menulislah dahulu, ketika sudah selesai barulah kita lakukan proses editing. Bebaskan jari-jari kita untuk menuangkan semua ide tanpa tersendat dan rasa takut.
Terkadang juga kita takut mempublikasikan tulisan kita, karena takut tidak ada yang baca, atau mendapat komentar jelek. Hal ini juga perlu diubah dalam pikiran kita. Perlu kita ingat bahwa setiap tulisana kan menemukan pembacanya.
Demikian juga dalam menulis, pada umunya kita sudah belajar menulis huruf sejak anak-anak dan kemudian merangkai menjadi kata, kemudian kalimat, dan meningkat lagi menjadi paragraf, berkembang menjadi artikel atau pun buku. Sedangkan menurut Ravi Kumar, presiden raksasa teknologi Informasi Infosy. " kita perlu belajar untuk belajar, belajar untuk mengesampingkan yang sudah kita pelajari, dan belajar untuk belajar ulang." Maka ini saat nya kita memulai untuk berani menulis, mengesampingkan pelajaran menulis saat di sekolah dasar, dan memulai belajar cara menulis lagi dengan sudut pandang yang berbeda.
Betul sekali, MENULISLAH, tuangkan idemu agar orang lain mendapatkan ilmu
BalasHapusok bu, terima kasih
HapusBuang jauh rasa minder dan malu.. Tulis lah sesukamu dan lejitkan potensimu
BalasHapusTerima kasih semangatnya Bu Sifa
Hapustumben tak di kompasiana. Iya kasihan blog tar kosong
BalasHapusbisa aja Pak Dail
HapusDapat inspirasi lagi, Terima kasih Pa Sim
BalasHapusSama-sama Bu Gina. Semangat
Hapus