![]() |
| Flayer pelatihan BM 27 pertemuan ke 8- dok Sim Chung Wei |
Menjadi moderator dalam sebuah seminar berskala besar memang belm pernah saya alami. Terlebih ini pengalaman menjadi moderator dalam pelatihan menulis yang dilakukan secara daring melalaui whatapp. Meskin pernah menjadi moderator, tapi ini jauh berbeda, saya menjadi moderator biasanya dalam kelas kecil atau pelatihan yang hanya terbatas puluhan oarang peserta. Kali ini, sungguh merupakan penggalan baru dan menantang, memacu adrenali. Dengan peserta sekitar 400-an orang dari Sabang samapai Merauke, namun saya berusaha untuk tenang.
Ketengangan pun mulai memuncak, mulai dari menjadi moderator dadakan, karena jadwal saya sebenarnya 26 September 2022. Benar-benar dadakan karena saya baru diminta pada sekitar pukul 3 sore, sedangkan acara pukul 7 malam. Hanya sekitar 4 jam, untuk persiapan. Tadi sore saya baru membaca pesan di group, pada pukul 3 sore, bahwa moderator untuk melatihan malam ini berhalangan, lalu Pak Dail Ma'ruf meminta saya untuk mengambil kesempatan tersebut. Meski masih binggung dan gugup, saya coba menyetujuinya, saya berpikir ini kesempatan untuk belajar lebih awal.
Sekita pukul 5 sore saya tiba di rumah langsung saya coba menghubungi narasumber hari ini, Yaitu Bapak Drs. Dedi Dwitagama, M.Si. Guru blognya OmJay. Kesempatan yang luar biasa, sekaligus membuat jantung berdebar-debar. Dengan kesibukannya, saya mengerti kalau pesan saya di whatapp belum beliau baca, apalagi dari nomor yang belum beliau kenal. kondisi ini menambah ketegangan dan kepanikan saya.
Akhirnya saya memberanikan diri ntuk menelepon Pak Dedi, pukul 5.40. Bersyukur beliau mau menjawab telepon dari saya dan sekaligus berkoordinasi langsung untuk cara pelatihan malam ini yang dimulai pukul 7 malam WIB. Pelatihan ini merupakan presentasi Pak Dei yang ke 1.177 kalinya sejak tahun 1990. Sunggung merupakan perjalanan yang cukup panjang, sehingga memperlihatkan kematangan narasumber dalam menyampaikan materinya.
![]() |
| Presentasi Pak Dedi Dwitagama ke-1.177 |
Waktu yang dinantipun tiba, saya coba membuka pelatihan Belajar meunlis gelombang 27 pertemuan ke-8. Setelah membuka pelatihan malam ini, saya coba memperkenalkan diri dan juga memperkenalkan narasumber. Topik untuk pelatihan malam ini adalah komitmen menulis di blog. Karena sudah mendapat arahan dari narasumber, maka tampa berpanjang lebar, saya memberikan sedikit aturan untuk peserta bertanya. Awal-awal peserta merasa binggung karena group tidak dikunci, pada pertemuan pertertama hingga ke-7, pertanyaan biasanya di kirimkan ke no mor whatapp moderator yang bertugas, namun untuk kali ini, peserta dapat langsung mengetik pertanyaan dan mengirimnya di group. Karena hal baru ini, diskusi di awal masih berjalan lambat, sempat ada juga peserta yang minta group dikunci agar chat yang masuk tidak bertumpuk.
Puji Tuhan, sampai juga dipenghujung sesi malam ini, setelah clossing statment dari naraasumber, saya pun mengumumkan penaya terbaik malam ini hasil pilihan saya. Suatu kehormatan diberi kepercayaan ini, sekaligus membuat pusing, karena peserta melaontarkan pertanyaan-pertanyaan yang luar biasa sesai dengan topik malam ini.
Semoga mengalaman ini membuat saya semakin banyak belajar, dan menambah pengalamana saya.


bukan resum tapi serasa resum ya kak
BalasHapushahaha
Hapusmantap, koko.. selamat dan sukses selalu
BalasHapusterima kasih atas kepercayaan nya
HapusJarang-jarang nemukan koko yang mau mengabdikan diri jadi guru. Pintar nulis pula
BalasHapusHahaha... Banyak Pak Arief , coba bapak cek di RRC atau Taiwan.... Hahahaha
HapusHahaha... Banyak Pak Arief , coba bapak cek di RRC atau Taiwan.... Hahahaha
BalasHapus