Lelah Kronis
Karya : Sim Chung Wei
Perlahan tapi terasa
lelah terakumulasi
dalam jiwa dan raga
menguras sukma dan Nurani
Terpenjara dalam jiwa
belenggu rasa bersalah
pecahan trauma jiwa
terpuruk dalam ruang tak bercelah
Senyum terasa hambar
tawa hampa menggema
seua rasa menjadi tawar
meredam derita dan dilemma
Jiwa tak tahan lagi menghadapinya
raga Lelah tak berdaya
gelombang masalh tak hentinya
mengerus sampai dalam jiwa
Kesedihan yang sudah pekat
kelelahan yang mencapai titik jenuh
merasuk sumsum dan melekat
pikiran terasa penuh
Menyusun keping kebahagiaan
dalam menetralisir lelah
bersyukur dalam keterbatasan
tenang bukan berarti pasrah
Jakarta, 1 Mei 2026
Seorang guru biasa yang mencoba memberikan kontribusi bagi sesama. Menebar kebaikan , berbagi pengalaman dan rasa
Cari Blog Ini
Minggu, 10 Mei 2026
Lelah Kronis
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tawanan Fatamorgana
Tawanan Fatamorgana Karya : Sim Chung Wei Melayanag dalam khayal melambungkan jiwa penuh warna mahligai hidup dan ajal laksana menuju nirwan...
-
Sering kali proses Khitan atau sunat dihubungkan dengan kewajiaban seorang pria muslim atau saat proses seseorang menjadi muslim (mualaf). ...
-
Akhirnya KTP saya sebagai Guru Terbit Sebagai seorang guru di Indonesia, sepertinya belum lengkap jika belum memiliki NUPTK (Nomer Unik P...
-
Pertemuan kedua, 20 Mei 2022 Writting is My Passion flayer kegiatan Pelatiahn menulis pertemua ke-2 narasmber : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd. m...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar